Advertise Your Ad Title is Here

This place is for your ad content. Advertise your business with us here. Click for more detailed information. Get huge traffic for your website now !

Advertise Your Ad Title is Here

This place is for your ad content. Advertise your business with us here. Click for more detailed information. Get huge traffic for your website now !

Advertise Your Ad Title is Here

This place is for your ad content. Advertise your business with us here. Click for more detailed information. Get huge traffic for your website now !

Advertise Your Ad Title is Here

This place is for your ad content. Advertise your business with us here. Click for more detailed information. Get huge traffic for your website now !

Advertise Your Ad Title is Here

This place is for your ad content. Advertise your business with us here. Click for more detailed information. Get huge traffic for your website now !

Rabu, 28 Maret 2012

Tips Persiapan Untuk Membangun Rumah

Semua orang pasti bercita – cita dan berkeinginan mempunyai Rumah sendiri mungkin dengan cara membeli melalui developer atau membangun sendiri.
Mungkin jika Anda berencana membeli Rumah jadi melalui developer Anda tidak perlu terlalu repot dengan proses seperti orang yang ingin membangun Rumah sendiri, Anda tinggal datang ke lokasi perumahan yang Anda inginkan, datang ke bagian pemasaran, memilih cluster yang anda inginkan dan selesai.
Berbeda dengan proses jika Anda ingin membangun Rumah sendiri baik menggunakan jasa Arsitek / kontraktor maupun dikerjakan sendiri.
Nah berikut ini adalah beberapa hal yang diperlukan untuk membangun Rumah agar semuanya berjalan dengan lancar, disamping Anda harus menyediakan dana tentunya.
1. Memilih lokasi tanah
Memilih lokasi dimana Rumah yang akan kita Bangun adalah suatu pekerjaan yang menuntut suatu ketelitian, bukan saja aspek teknis, juga beberapa aspek lain yang turut menentukan, seperti aspek ekonomi, pencapaian juga aspek lain yang bisa dijadikan dasar pemilihan lokasi tanah dimana kita akan membangun Rumah nantinya.
Aspek Ekonomi : Mungkin aspek ekonomi ini lebih mengedepankan sisi nilai tanah tersebut jika dilihat dari segi investasi, apakah nilai tanah dan lingkungan sudah sesuai dengan harga bangunan yang akan di rencanakan, misal lokasi tanah yang berada di suatu daerah yang kurang strategis ( di dalam gang, di daerah pemukiman padat, di daerah pinggiran kota dengan akses yang sulit, dll ) akan di Bangun Rumah dengan nilai diatas Rp 500 juta, jika dilihat secara ekonomi maka nilai bangunan dan nilai tanah tidak sesuai dengan prinsip ekonomi, pasti jika Rumah tersebut akan di jual harganya juga akan jatuh, padahal harga bangunan sudah tinggi, itu disebabkan karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Oleh karena itu disarankan untuk memilih lokasi tanah yang sesuai dengan rencana pembangunan, atau jika kita memang sudah memiliki tanah yang berada di lokasi yang kurang menguntungkan secara ekonomi, maka rencana pembangunan juga harus disesuaikan dengan nilai tanah yang ada.
Aspek Pencapaian : Alasan pemilihan lokasi juga bisa dilihat dari aspek pencapaian ini, biasanya kita mengukur aspek pencapaian ini dengan kegiatan rutin aktivitas kita sehari – hari, seperti bekerja, sekolah anak – anak, dan pencapaian dari fasilitas – fasilitas lain seperti hiburan dan perdagangan. Semakin dekat lokasi dimana kita ingin membangun Rumah dengan tempat kita bekerja, sekolah anak – anak, hiburan dan perdagangan, maka lokasi tersebut akan semakin memiliki nilai positif dari aspek pencapaian ini, dan ini juga akan berpengaruh ke aspek ekonomi tentunya.
2. Mencari Informasi mengenai harga bangunan, model atau trend arsitek
Setelah kita mempunyai tempat yang tepat dimana kita akan membangun Rumah, maka tahap berikutnya adalah mengumpulkan informasi selengkap mungkin tentang rencana pembangunan Rumah, kumpulkan informasi mengenai harga bangunan saat ini, melihat – lihat produk – produk bahan bangunan, misal dengan berjalan – jalan di super market bahan bangunan, dimana kita bisa melihat wujud dan harga bahan – bahan bangunan tersebut. Yang tidak kalah penting dalam mengumpulkan informasi sebanyak – banyaknya tentang Rumah adalah, melihat trend – trend arsitektur yang sedang berkembang saat ini, misal dengan melihat pameran perumahan, membaca majalah atau tabloid perumahan, bisa juga Anda mencari informasi melalui INTERNET tentang perumahan dan lain – lain cara Anda untuk mengumpulkan informasi mengenai pembangunan Rumah.
3. Mencari Arsitek untuk membantu membuatkan disain Rumah
Jika kita sakit, kita mencari dokter untuk menyembuhkan penyakit kita, jika kita mempunya mobil dan rusak maka kita mencari seorang montir untuk memperbaiki mobil kita. Dan siapa yang kita perlukan apabila kita ingin membangun Rumah ? tentu saja seorang arsitek yang kita cari. Terkadang banyak orang berpikir berapa kita harus membayar seorang arsitek, padahal kita hanya ingin membangun Rumah kecil saja, terkadang pemikiran seperti ini sering terlintas dalam pikiran banyak orang tentang seberapa perlunya memanggil seorang arsitek untuk membuatkan disain Rumah yang akan kita Bangun, yang terlintas seringkali adalah “ pasti mahal memakai jasa arsitek untuk membangun Rumah “ . Pemikiran – pemikiran inilah yang harus kita hilangkan, seringkali arsitek justru memberikan solusi – solusi mengenai rencana kita membangun Rumah, arsitek biasanya mencarikan solusi baik dari segi disain dan juga buget yang disediakan untuk rencana pembangunan Rumah tersebut agar sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Seorang arsitek justru akan memberikan gambaran yang sejelas – jelasnya tentang disain dan biaya yang akan dikeluarkan nanti, justru dengan memakai jasa arsitek kita sebisa mungkin menghindari pekerjaan pekerjaan yang nantinya akan menimbulkan pemborosan, bongkar pasang akibat dari perencanaan yang kurang matang sebelumnya, yang jika di bandingkan dengan jasa yang harus di bayar untuk seorang arsitek justru lebih besar, belum lagi hasil disain yang mungkin kita tidak puas.
Dengan memakai jasa seorang arsitek, maka kita bisa melihat hasil akhir dari disain dengan bantuan sketsa – sketsa disain atau karena kemajuan teknologi saat ini, kita bisa juga melihat hasil akhir dari disain persis seperti aslinya dengan bantuan animasi komputer.
4. Mengurus perijinan
Setelah kita memiliki gambaran tentang rencana pembangunan Rumah, tahap berikutnya adalah tahap dimana kita mulai mengurus perijinan tentang rencana pembangunan Rumah tersebut, yaitu dengan mengurus Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ) di instansi pemerintah dari kelurahan, kecamatan sampai dengan walikota. Luas tanah juga menentukan sampai sejauh mana kita mengurus IMB tersebut, untuk luas tanah kurang dari 200 M2 umumnya IMB cukup diurus sampai dengan Kecamatan saja, tetapi jika luas tanah kita lebih dari 200 M2 pengurusan bisa sampai Walikota.
Berikut ini adalah syarat – syarat yang di perlukan untuk mengurus IMB ( Ijin Mendirikan Banguan ) :
* Foto Copy KTP pemohon
* Surat kuasa apabila penandatanganan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri
* Foto Copy Bukti kepemilikan Hak Atas Tanah yang disahkan oleh pejabat berwenang
* Foto Copy Gambar Rencana Bangunan dengan penjelasannya
* Foto copy pelunasan PBB ( Pajak Bumi dan Bangunan ) terakhir
* Mengisi form yang sudah disediakan di kecamatan atau walikota
* Ijin tetangga bagi bangunan bertingkat.
5. Proses Perjanjian Pembangunan
Proses Perjanjian Pembangunan adalah proses dimana kita memasuki tahap dimana rencana pembangunan Rumah akan dimulai, baik dikerjakan sendiri maupun di kerjakan oleh arsitek atau kontraktor. Proses Perjanjian Pembangunan ini wajib hukumnya agar tidak terjadi permasalahan – permasalahan yang timbul selama masa pembangun berjalan. Apabila di kerjakan sendiri, minimum kita mempunyai pelaksana mandor atau tukang yang akan mengerjakan fisik bangunan Rumah kita, disini kita harus menentukan aturan main dan syarat – syarat yang harus di penuhi, misalkan jam kerja, upah lembur, waktu pembayaran dll.
Berbeda jika kita memakai jasa kontraktor, dimana segala permasalahan dengan tukang mungkin kita tidak pernah tau, yang kita tau adalah nilai kontrak antara kita pemberi tugas dan kontraktor yang melaksanakan pembangunan dan jadwal pelaksanaan. Dalam proses Perjanjian Pembangunan ini sebaiknya disebutkan pasal – pasal yang jelas dan detail baik dari syarat bahan yang akan di pakai, mutu dan kualitas juga campuran – campuran dari bahan dll. Pasal – pasal yang umumnya dicantumkan dalam surat perjanjian adalah :
* Pasal 1. Tugas dan Waktu Kerja
* Pasal 2. Syarat dan Mutu Bahan
* Pasal 3. Harga Kontrak
* Pasal 4. Pembayaran
* Pasal 5. Penambahan Pekerjaan
* Pasal 6. Lain – lain
* Penutup
6. Pengawasan Pembangunan
* Pengawasan Pembangunan apabila di kerjakan sendiri
Pengawasan pembangunan pada proyek yang di kerjakan sendiri akan berbeda dengan proyek yang di kerjakan oleh kontraktor. Jika proyek di kerjakan sendiri umumnya pengawasan yang terberat adalah pengawasan tenaga kerja, jika memakai system pembayaran harian, apabila tidak di awasi dengan benar bisa – bisa proyek akan molor dari jadwal yang sudah di tentukan. Jika memakai system borongan tenaga, ada kemungkinan tukang tidak memperhatikan kualitas karena mengejar target pekerjaan pembangunan tersebut. Oleh karena itu perlu di perhatikan system yang akan di ambil harian atau borongan tenaga, sesuaikan dengan kemampuan kita sebagai pemberi tugas, sampai sejauh mana kita bisa mengontrol jalannya proyek, jika kita bisa memberikan waktu lebih, system pembayaran harian bisa di ambil, tetapi jika kita sebagai pemberi tugas memiliki waktu terbatas maka system borong tenaga juga bisa menjadi alternative asalkan di buat perjanjian mengenai mutu pekerjaan jika tidak sesuai sanggup untuk di bongkar tanpa dikenakan biaya.
Resiko – resiko diatas adalah hal yang paling umum jika pekerjaan di kerjakan sendiri dengan bantuan tukang langsung tanpa memakai jasa kontraktor, disamping resiko – resiko lain seperti hasil pekerjaan yang tidak sesuai akibat pengawasan yang kurang dll.
7. Ceklist Pekerjaan
Nah demikianlah tahap – tahap pembangunan Rumah yang bisa kami sampaikan, semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin membangun Rumah.

Tips membangun rumah sehat

Pada saat proses mendesain rumah yang efektif dari berbagai segi, kita perlu mempertimbangkan semua aspek kesehatan dan desain hunian. Bila semua aspek telah terpenuhi, besar kemungkinan dan harapan kita bahwa rumah yang kita bangun dapat mendukung kesehatan dan kehidupan kita.

1 Penggunaan lahan untuk ruang-ruang secara maksimal, dengan menempatkan ruang-ruang dalam rumah dengan tatanan kompak dan terpadu.

2 Pemberian bukaan yang lebar yang memungkinkan di sekitar innercourt atau bukaan yang dapat diatur (misalnya dengan jendela-jendela) untuk menyediakan ventilasi dan mendukung 'ruang-ruang yang bernapas'.
3 Pemberian area hijau untuk innercourt untuk memaksimalkan pergantian udara dan memberikan hubungan dengan alam.
4 Pemberian penahan tampias hujan untuk innercourt dan bagian lain dari rumah serta pelindung panas matahari untuk teras dan bagian terbuka rumah.
5 Penggunaan ruang-ruang dengan plafon yang tinggi agar tercipta ruang-ruang yang lebih menyegarkan dan bersuhu dingin.
6 Penggunaan ventilasi berupa angin-angin untuk menciptakan aliran udara yang mengalir.
7 Penciptaan ruang luar di sekitar bangunan yang memungkinkan seperti ruang di samping dan belakang bangunan (cara ini dapat digantikan oleh adanya innercourt).

8 Penciptaan desain hunian yang menarik dan menawarkan keindahan komposisi geometris untuk mensiasati keterbatasan dimensi atau ukuran rumah, menciptakan desain yang unik.

9 Pada beberapa model rumah, diperkenalkan lebih jauh tentang kemungkinan untuk menempatkan taman gantung (hanging garden) atau taman di atas atap (roof garden) untuk memperluas rasio area hijau di dalam rumah dan memperluas area untuk berhubungan dengan alam. Taman ini dapat memberikan sumbangan kepada penghijauan kota dengan mempertahankan lebih banyak rasio ruang hijau di area rumah, serta mempertahankan temperatur dingin pada ruang di bawah taman. Taman atap ini juga dapat menyaring debu-debu beterbangan dari udara sehingga mengurangi polusi udara.


sumber:www.cibotproperty.com

Selasa, 27 Maret 2012

Tips Membuat Rumah Nyaman dan Sejuk

Anda mengiginkan suasana rumah yang nyaman dan sejuk? Suasana rumah yang nyaman dan sejuk dapat membuat kita sebagai pemilik rumah sekaligus penghuni rumah merasa bersemangat dan menikmati ketenangan untuk beristirahat bersama sanak keluarga. Akan tetapi sebaliknya bila rumah anda terasa panas dan tidak nyaman akan membuat anda tidak betah di rumah. Nak pada kali ini beritamandiri akan sedikit memberikan tips bagimana cara membuat suasana rumah agar terasa sejuk dan nyaman.

Mendambakan rumah yang sejuk dan nyaman adalah dambaan setiap orang pastinya, terutama saya. Bagaimana dengan anda? Saya rasa anda juga mengidamkan rumah yang sejuk alami tanpa penyejuk buatan alias AC kan? Biaya hidup yang tinggi dan kebutuhan-kebutuhan rumah tangg yang terus melambung membuat kita harus memutar otak untuk mengelola keuangan. Bukan pelit, namun hanya mengantisispasi kebutuhan hidup yang tidak terkontrol nantinya.

Perlu adanya upaya untuk meghasilkan rumah yang sejuk dan nyaman, sebagian orang bisa saja merogoh kocek yang lumayan besar demi terciptanya kesejukan di dalam rumah. Namun bagaimana dengan kita dan kebanyakan masyarakat indonesia yang kebanyakan golongan menengah kebawah seperti saya.

Jangan khawatir untuk menikmati rumah sejuk bak istana, bukan hanya untuk mereka saja yang memiliki uang banyak, namun kita juga berhak. Bagaimana caranya?, nah untuk hal yang satu ini sayapun kurang begitu faham namun ada beberapa cara untuk menghasilka rumah sejuk alami seperti yang saya kutip dari idea online.co.id di bawah ini :

bagimana Tips Cara Membuat Suasana Rumah Agar Terasa Nyaman dan Sejuk? Well, inilah dia...

1. Matahari pagi memang sehat untuk tubuh. Tapi di siang hari, bisa membuat suhu di dalam rumah Anda memanas. Cegah udara panas masuk dan terperangkap di dalam rumah dengan menutup jendela dan pintu rapat-rapat. Jika rumah Anda memiliki beranda, tanam beberapa pohon bambu untuk mencegah udara panas masuk ke dalam rumah. Pada malam harinya, bukalah pintu serta jendela lebar-lebar untuk membiarkan udara dingin masuk. Tutup kembali saat Anda beranjak tidur. Hal ini akan membat kondisi rumah yang sejuk

2. Warna cerah punya efek memancarkan cahaya, sementara palet gelap menyerap cahaya. Oleh karena itu, gunakanlah tirai warna putih atau terang. Hal ini akan membantu mengurangi suhu panas di dalam rumah.

3. Panasnya suhu ruangan bisa disebabkan oleh benda-benda di dalam rumah Anda. Benda yang memancarkan panas biasanya berasal dari perangkat elektronik. Matikan alat-alat elektronik yang tidak terlalu penting digunakan, terutama pada siang hari. Misalnya lampu atau radio. Cabut charger ponsel setelah dipakai dan tekan tombol ‘off’ pada televisi .

4. Perhatikan pemilihan lampu bohlam. Cahaya lampu yang lebih redup belum tentu memancarkan panas yang lebih sedikit dibandingkan yang terang. Seperti lampu pijar misalnya, berkontribusi membuat suhu ruangan lebih panas daripada lampu neon. Selain hemat energi, lampu neon juga tahan lama meskipun harganya sedikit lebih mahal sedikit.

5. Kelembaban bisa membuat ruangan jadi terasa lebih panas. Jadi pastikan rumah Anda bebas dari lembab. Jangan mencuci pakaian di siang hari; apalagi jika Anda menjemurnya di teras atau balkon atas. Kain basah yang terkena sinar matahari akan membuat ruang sekitar rumah jadi lembab dan terasa lebih panas. Jadi, cucilah pakaian saat pagi hari. Pastikan lantai kamar mandi tidak ada genangan air, dan beri ventilasi yang cukup memadai pada tempat cuci piring, cuci baju dan saluran air, agar tidak lembab untuk ruangan basah.

6. Tumbuhan hijau merupakan elemen yang cukup efektif mengurangi hawa panas di dalam rumah; mengeluarkan oksigen dan menghisap karbondioksida. Hal ini membuat udara di ruangan jadi lebih segar. Jika Anda tidak punya halaman luas untuk menanam pepohonan, tanamlah di dalam pot-pot besar. Tempatkan di beranda, teras belakang dan sudut-sudut ruangan dalam rumah.

Nah itulah beberapa Tips Cara Membuat Suasana Rumah Agar Terasa Nyaman dan Sejuk. Baca juga: Tips dan Trik Cara Menjadi Sales yang BaikFrom Berita Terbaru Indonesia. Well, semoga info tersebut bermanfaat buat anda.

sumber : beritamandiri.com

Tips Cara dan Tahapan Bangun Rumah

Didalam membangun rumah diperlukan kehati-hatian, karena apabila mulai dari "Pekerjaan Persiapan" ada tahapan yang terlupakan/terlewatkan, maka dampaknya akan bisa menghadapi masalah/ problem dilapangan.

Oleh karena semakin banyaknya keiinginan dari pemilik rumah untuk mengetahui bagaimana proses, Tata Cara dan Tahapan Bangun Rumah, maka dalam kali ini akan kita bahas Tata Cara dan Tahapan pembangunan rumah mulai dari Pekerjaan Persiapan sampai dengan Rumah itu dapat ditempati.

Tata Cara dan Tahapan ini akan dibuat secara bertahap, agar nantinya didalam pelaksanaan pembangunan rumah pemilik rumah dapat mengikuti proses pelaksanaannya tahap demi tahap.
Tata Cara dan Tahapan ini disusun tanpa ada kaitannya dengan desain rumah Tinggal tertentu, Tata Cara dan Tahapan ini dapat digunakan untuk seluruh jenis Desain Rumah Tinggal.

Tahapan-tahapan meliputi :

A. Pekerjaan Sipil

Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan Pondasi
Pekerjaan Struktur Beton
Pekerjaan Pasangan Dinding dan Plesteran
Pekerjaan Rangka Atap
Pekerjaan Instalasi Air Bersih dan Air Kotor
Pekerjaan InstalasiListrik
Pekerjaan Plafond
Pekerjaan Kusen, Pintu dan Jendela


B. Pekerjaan Finishing

Pekerjaan Pemasangan Material Lantai / Dinding
Pekerjaan Politur / Melamik / Duco
Pekerjaan Pengecatan
Pekerjaan Kunci dan Alat Penggantung
Pekerjaan Pemasangan Sanitary
Pekerjaan Fixture Lampu dan Sakelar-Stop Kontak
Pekerjaan Pagar Depan dan Pintu masuk
Pekerjaan Carport dan Jalan Masuk

C. Pekerjaan Serah Terima Pekerjaan

Serah Terima Pertama
Masa Garansi
Serah Terima Kedua

Sumber:http://www.hematbangunrumah.com

Tips Mempersiapkan Rumah Menghadapi Musim Hujan

Seringkali kita direpotkan dengan masalah-masalah yang timbul saat musim hujan tiba.
Tidak hanya masalah kesehatan yang rentan penyakit seperti flu, batuk pilek, demam berdarah, diare, dll, namun juga dampak hujan terhadap rumah.
Untuk itu, ketika kita mulai membangun sebuah rumah, konsep rumah yang dirancang harus memikirkan solusi ketika musim hujan tiba. Berikut ini tips mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan sehingga saat musim hujan tiba tidak perlu kerepotan lagi.

A. ATAP RUMAH
Masalah kebocoran pada atap rumah adalah hal yang paling sering dijumpai pada rumah-rumah di musim hujan. Untuk itu tidak ada salahnya jika rutin 3 bulan sekali melakukan pemeriksaan pada atap rumah, apakah ada retak-retak, perlukah genteng yang lama diganti, atau adakah kayu pada atap yang mulai lapuk. Perhatikan juga daerah bubungan atap (nok genteng) karena adukan semen pada bagian tersebut bagian yang mudah bocor akibat ada yang retak.

Jika terdapat retak rambut pada nok genteng atap, berikan kawat kasa dan lapisi dengan waterproofing.
Untuk retak besar, perlu dibobok terlebih dahulu dan diplester kembali.
Bagian kayu yang lembab akibat bocoran atap yang tidak cepat diperbaiki merupakan bagian yang paling disukai oleh rayap

Plafon jangan dibiarkan ada yang lembab gara-gara rembesan air/bocoran atap, lama-lama bisa lapuk yang bisa mengakibatkan plafond rubuh.
Selain merusak estetika dan membahayakan, biaya perbaikannya pun jadi lebih mahal.

Untuk atap asbes, pemasangan paku baut harus dilapisi karet, lalu dipelingkut di area pakunya baru kemudian di bor agar saat hujan air tidak merembes melalui celah lubang paku.

B. DINDING
Saat musim hujan, biasanya dinding rumah menjadi lembab dan terdapat rembesan air dari atap rumah.
Namun jika atap dan talang rumah sudah terlebih dahulu diperbaiki dan diberi waterproofing, maka kemungkinan besar rembesan air hujan tidak akan terjadi.

Untuk dinding outdoor, sebaiknya gunakan pelapisan weathershield sebagai pelindung terhadap jamur agar dinding tak mudah bernoda hitam.
Namun jika terlanjur berjamur, dinding perlu dikerok dahulu, kemudian dicat kembali dan diberi waterproof.
Dinding yang retak juga harus dibobok, kemudian diplester ulang dan lapisi dengan waterproofing.

Dinding luar yang menggunakan batu alam perlu diperhatikan karena mempunyai resiko berlumut dan berjamur lebih tinggi dibandingkan dengan dinding yang dicat.
Untuk itu lapisi batu alam dengan bahan vernis pelapis anti jamur untuk batu alam setiap 6 bulan sekali agar kondisinya selalu terjaga.

C. LANTAI
Lantai dalam rumah sebaiknya lebih tinggi dari pada teras dan usahakan jangan menggunakan lantai dengan bahan material indoor untuk ruangan outdoor. Tampiasan air hujan yang jatuh ke lantai teras membuat lantai teras menjadi licin berbahaya bagi anak-anak atau orang tua.

D. LAMPU OUTDOOR
Lampu outdoor pun juga perlu diperhatikan. Apakah kabel tetap terbungkus rapi atau tidak?
Karena bila ada kabel yang terkelupas apalagi telanjang akan sangat membahayakan.
Selain dapat terjadi hubungan arus pendek, kabel yang terendam air dengan kondisi terkelupas dan telanjang bisa menghantarkan listrik dan akibatnya menyetrum orang yang kontak langsung dengan air tersebut. Sebaiknya gunakan aliran DC untuk lampu taman atau luar rumah agar lebih aman karena tak menghantar listrik.

E. SALURAN RIOL KOTA DAN SEPTIK TANK
Bersihkan parit dan saluran air dari kotoran secara rutin agar tidak tersumbat akibat kotoran dan sampah dan menggenang. Pipa saluran air kotor rumah yang menuju ke parit, sebaiknya diberi kemiringan untuk mencegah tergenangnya air.

Sumber : http://www.hematbangunrumah.com

Tips Cara Membuat Rumah Murah Meriah tapi Tetap Cool

Masyarakat adalah ladang subur bagi produsen dalam memasarkan produknya, produsen menciptakan opini yang membuat konsumen termotivasi untuk mengunakan produk mereka. Seperti misalnya dalam mendefinisikan keindahan. Bagi produsen keindahan adalah warna-warna dari cat mereka, padahal warna-warna bahan alam juga indah.


Di Indonesia banyak orang mengeluarkan biaya besar untuk mewarnai rumah mereka luar dan dalam, padahal di Eropa, banyak uga rumah yang mengekspos plaster yang rapi atau mengekspos batu bata dan rumah mereka tetap terlihat indah. Dalam membuat rumah kita bebas mendefiniskan keindahan dalam versi masing-masing kita. Dengan lebih kreatif kita bisa manyajikan keindahan tanpa harus menggunakan produk-produk yang dikampanyekan oleh produsen.


Kami coba merangkum beberapa hal yang bisa dijadikan inspirasi dalam mewujudkan rumah yang bagus dengan biaya yang ekonomis sebagai berikut ini:

1.rencanakan fungsi utama yang akan anda tempatkan di rumah anda
2.atur tata letak ruang-ruang sehingga tidak terdapat koridor
3.usahakan perbandingan antara lebar rumah tidak melebihi 2 berbanding 3
4.usahakan ukuran panjang dan lebar ruang adalah kelipatan 60 cm
5.usahakan ketinggian ruang tidak melebihi 2,8 m
6.jangan membuat jendela yang terlalu lebar
7.pilihlah bahan bangunan yang merupakan bahan yang paling mudah didapatkan dilokasi anda (contoh jangan membuat rumah dengan bahan baja di Afrika atau jangan membuat rumah kayu di Jakarta)
8.gunakan bahan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan hemat energy pembuatannya
9.gunakan bahan-bahan yang mudah pengerjaanya
10.jangan terpengaruh dengan propaganda yang dibuat oleh produsen (contoh: rumah indah adalah rumah yang di cat, padahal batu bata yang dipasang dengan rapi juga indah) jadilah kreatif


selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Sumber : http://www.rancang.net

Minggu, 25 Maret 2012

Mengusir Tikus Dari Rumah

perangkap tikus untuk menangkap tikus
Tips Seputar Rumah. Kehadiran tikus di rumah seringkali merugikan manusia, seperti membuat suara-suara ribut, mencuri makanan dan membawa wabah penyakit buat manusia. Karena itu banyak dari pemilik rumah berusaha mengusir tikus dari rumah mereka. Tips cara mengusir tikus dari rumah anda, bisa juga di aplikasikan untuk mengusir kecoa.

Tikus dapat membuat sarang dibagian mana saja di dalam rumah, tikus juga memiliki kamampuan berkembang biak dengan cepat sehingga bisa mambuat kewalahan pemilik rumah, jika anda tidak melakukan usaha mengusir tikus dari rumah, bukan tidak mungkin rumah anda berada dalam bahaya.

Memiliki pengetahuan tentang hewan ini akan bisa membantu mengusir tikus dari rumah anda atau setidaknya mengontrol populasi tikus dari lingkungan anda. Umur hidup tikus kurang dari satu tahun, usia yang pendek jika dibandingkan dengan hewan lain, namun begitu perkembangan populasi tikus dapat berlangsung cepat dan kita tidak dapat dengan mudah melenyapkan tikus karena tikus adalah binatang yang dikenal cukup cerdik dan mempu bergerak dengan lincah.

Untuk mengusir tikus dari rumah tidak ada salahnya anda mencoba cara mengusir tikus dari rumah berikut ini:

1. Hal paling pertama yang perlu anda lakukan adalah mengecek secara berkala kemungkinan adanya tikus dirumah anda, biasanya ditandai adanya lubang pada bagian-bagian kayu di rumah anda. Dengan pengecekan berkala ini anda dapat mempersiapkan cara mengantisipasi agar tikus tidak masuk kerumah anda.

2. Jika anda akan menggunakan perangkap tikus untuk mengusir tikus dari rumah anda mintalah referensi dari pemilik toko tentang jenis perangkap tikus yang paling baik digunakan, atau jika mau anda dapat membuat sendiri perangkap anda.

Umumnya kita mengenal beberapa jenis perangkap tikus seperti perangkap jepit, perangkap kurung, lem tikus dan perangkap tikus elektrik dengan segatan listrik, gunakan salah satu diantaranya atau akan lebih baik juka anda menggunakan beberapa perangkap tikus secara bergantian, karena tikus kadang-kadang bisa menghindari perangkap yang sudah dikenalnya.

Tempatkan perangkap tikus ditempat yang sering dilalui atau tempat mana mereka sering berkumpul, jejak kotoran tikus bisa menjadi tanda tempat yang sering dilalui dan berkumpulnya.

Gunakan umpan berupa selai kacang, ikan kering atau mungkin keju. jenis makanan lain juga bisa anda jadikan umpan karena tikus dikenal sebagai hewan yang rakus dan mungkin akan mendatangi makanan apapun yang anda pasang di perangkap.

3. Menggunakan racun tikus juga dapat dilakukan untuk mengusir tikus dari rumah. Namun cara ini juga mungkin mendatangkan bahaya bagi kelaurga dan hewan peliharaan anda.

4. Memelihara kucing atau anjing bisa dilakukan untuk mengusir tikus dari rumah, kedua binatang peliharaan ini dapat menakut-nakuti tikus bahkan sampai memangsa tikus.

5. Menggunkan pengusir tikus elektronik, sepintas cara ini terlihat paling ampuh, hanya dengan menggunkan suara ultrasonik tikus akan pergi meninggalkan rumah anda. Namun berdasarkan beberapa tulisan di Internet cara ini dicurigai hanya akan mengusir tikus dari rumah anda selama beberapa waktu saja, karena tikus akan menjadi toleran terhadap suara yang dihasilkan dan menjadi tidak terpengaruh alat yang anda pasang.

Alat pengusir tikus elektronik ini juga tidak disarankan buat anda yang memiliki bayi dan binatang peliharaan sejenis tikus seperti hamster dan marmut, karena frekuensi suara dari alat ini juga akan membuat mereka stres.

Demikan beberapa cara mengusir tikus dari rumah. Dan perlu anda pahami bagaimanapun juga tikus selalu ada dan akan terus hidup berdampingan dengan manusia. Anda dapat memakai salah satu dari cara mengusir tikus dari rumah diatas atau mengganti-gantikan kombinasinya agar lebih efektif dalam mengusir tikus dari rumah anda.

Selamat megusir tikus dari rumah.

DOWNLOAD KOLEKSI GALERY RUMAH